Friday, July 16, 2010
16 Juli 2010 - Kantor, Pkl 11.30 WIB.
Mr.G : (masuk ruangan dengan santai) Pagi, ren!
Me : (lihat jam di desktop) Udah mau makan siang kali, pak. *nada rada sinis*
Mr.G : Tadi di rumah kamu hujan ga?
Me : Hujan.
Mr.G : Iya, di rumah saya juga hujan, makanya saya nunggu hujan berhenti dulu baru jalan ke kantor. Telat deh makanya. Hujan, sih.
Me : (sibuk merangkai kata sesopan mungkin, tapi akhirnya keluar dengan nada menusuk) Di rumah saya juga hujan, tapi saya punya payung, jadi bisa tetep berangkat ke kantor tanpa harus nunggu hujan berhenti dulu. Di rumah pak G ga ada payung ya? Kok sampai harus nunggu hujan berhenti dulu baru berangkat.
Mr.G : (surprisingly, ga kedengeran nada merasa bersalah sedikitpun!) Ya, habis repot banget kalau hujan, bisa basah, becek. Jadi saya lebih suka nunggu hujan benar-benar berhenti baru saya berangkat.
Me : Ya makanya, biar ga basah harus pakai payung, pak. Atau pakai jaket hujan yang ada kuncung-nya.
Mr.G : (setengah ketawa) Ah, tetep repot. Lebih enak berangkat kalau hujan sudah berhenti.
Yang terjadi berikutnya adalah saya menghela nafas dalam-dalam dan memutuskan untuk gak-akan-ngotot-sama-orang-ndablek, dan kembali fokus dengan tumpukan kertas yang bertengger manis di atas meja kerja. Tetapi yang namanya geregetan memang akan agak lama hilangnya. Daripada ribut, sepertinya lebih baik dituangkan lewat blog saja (sekalian, sudah lama tidak nge-blog).
Mr.G adalah rekan kerja saya di kantor. Lebih senior dalam hal masa kerja, akan tetapi sampai sekarang posisinya sama seperti saya. Jangan tanya kenapa, karena saya juga bertanya-tanya :) Beliau menderita penyakit kerja musiman, selalu telat ngantor kalau hujan. Pada awalnya, saya mengira beliau telat datang karena terhambat hujan di tengah perjalanan menuju kantor sehingga tidak pernah menjadi persoalan dan berusaha memahami keadaannya. Namun, pada akhirnya setelah ditelaah dengan seksama setiap ucapan telat-dan-hujan selama ini, ditemukanlah satu poin penting : Dia baru berangkat keluar rumah setelah hujan berhenti! Heeelllloooowww?
Saya bisa mengerti bahwa sebagian orang merasa tidak nyaman atau ribet jika harus menembus hujan dengan payung (salah satunya adalah kakak saya-yang lebih memilih jaket anti air dan topi). Tapi bukan berarti harus menunggu hujan benar-benar berhenti baru berangkat menuju kantor dimana ada kewajiban dan tanggung jawab menanti, kan? Salah seorang staff di kantor pernah nekad berangkat ke proyek di tengah hujan dengan motor. Saat itu saya sempat menahan karena hujan sangat deras, akan tetapi dia malah menjawab "Hujan doang, bu. Kan ada jas hujan" --> kalau mau dibandingkan dengan Mr.G, ya ampyuuuunn...
Jadi, menurut saya, Pak G, harusnya alasan telat anda seperti ini : "Tadi pagi hujan, ren. Saya malas dan mau menikmati dinginnya udara di rumah dulu baru berangkat ke kantor." Kalau malas, bilang malas. Jangan salahkan hujan.
Labels: workingwork
Wednesday, March 17, 2010
"yennnn, hr ini bs ktman ga di pv?" dapet message dari temen di YM hari Jumat yang lalu. Sayangnya hari itu harus pulang lebih cepat, jadi ga bisa bilang iya. Hiks.
Cerita tentang persahabatan, kami bertemu di kampus tercinta pada tahun 2003, lima anak itik, semakin akrab karena sering satu kelas yang disebabkan oleh huruf awal nama kami yang sebelahan, I dan J. Empat cewe, satu cowo. Sering diledekin siapa yang bakal dapat si cowo pada akhirnya as teman sepanjang hidup hahaha. Seiring waktu berjalan, dan luasnya pergaulan *sailah* teman pun bertambah, tim kami pun turut bertambah, dan ga ketinggalan masalah, tantangan, ceria, sukacita juga datang silih berganti. Wah kalau diceritain semua bisa tewas space di blogspot hehe.
Sekarang 2010, semua sudah punya kesibukan masing2 selepas dari kampus. Masing-masing sibuk mengejar cita-cita, sampai kalau mau susun jadwal ketemuan susahnya aujubile. Terakhir ketemu bulan agustus 2009, itu juga ngga kumplit pake telor, cuma 4 anak itik yang bisa ketemu (itu pun setelah beberapa kali re-seched dan pake acara ngancem ngambek kalo sampai ga jadi). Saat itu ada kerinduan kalo minimal sebulan sekali kita bisa ketemuan. Tapi apa daya waktu kadang ngga berpihak, jadi kerinduan tinggal kerinduan *jiaaah*.
7 months already, dear brother and sister. i miss you all like crazy. yuk mari kita atur jadwal, cari tanggal yang pas dan semua senang :)
Labels: partofmylife
Wednesday, March 10, 2010
sok tahu. matre. kepo berat. jelek *for real, sorry*. bau badan. suka lupa diri. ga pernah mau dianggap bawahan *terus maunya jadi bos?*. tukang boong dan ngeles. suka pulang duluan. pemalas. tukang tidur. omong besar. proyeksi. suka diem2 bawa barang kantor ke rumah. tukang ngeluh. dan celamitan parah tingkat tinggi. dia OB-selama-20-tahun di kantor saya :(
Labels: workingwork
Satu orang ngetweet tentang sungai di dalam laut. Masih cuek.
Dua orang ngetweet tentang sungai di dalam laut. Apaan sih tuh.
Tiga orang ngetweet tentang sungai di dalam laut. Mulai penasaran, tapi masih males ngecek.
Empat orang ngetweet tentang sungai di dalam laut. Mulai google-ing.
Dan hasilnya terpesona...
Disana ada gua, kalo kita nyelam sampai 30M, airnya air tawar, kalo sampai >60M, airnya jadi air asin, terus ada sungai, disampingnya ada kayak pemandangan kayak sungai di darat pada umumnya. Setelah membaca lebih lanjut, ternyata itu lapisan hidrogen sulfida, dan jadi kayak sungai. Beuh.
Labels: ohwow
Labels: theinkiriwangs
Tuesday, March 9, 2010
Labels: blah-ing
Wednesday, February 3, 2010
- Suka banget sama yang namanya kolong. Baik kolong meja, kolong kursi, sampe kolong kaki.
- Ga pernah protes kalo diajak mandi. Anteng banget kayak gak takut air.
- Tau benar yang namanya mama-induknya. Jadi hubungan dia sama induknya bener2 kayak ibu-anak manusia, yang sayang2an, jilat2an, while kucing lain kalau sudah mulai besar udah mulai kawinin induknya sendiri.
- Waktu itu induknya peanut udah punya anak baru, adiknya peanut. terus, waktu anaknya diambil orang, sementara masih harus nyusu, jadi toketnya si Honey (induknya peanut) keras dan merah karena ga ada yang keluar. Percaya atau ngga, tapi ini yang terjadi. Peanut, yang udah gede, 8 bulan waktu itu, netek di induknya supaya toketnya ga keras. Soooo special.
- Tau bener kalo gw lagi sedih. biasanya dia langsung deketin dan ngajak main a.k.a telentang nantang gitu.
- Kalau ada cowo main ke rumah biasanya suka ditomplok gitu. Sok2 mau diseleksi kayaknya sama dia hihihi. Tapi kalo temen cewe malah suka dicuekin.
Labels: theinkiriwangs
Tuesday, February 2, 2010
Labels: workingwork
Thursday, February 9, 2006
Labels: blah-ing





